Self Portrait

Sabtu, 24 Maret 2012.

Langit masih mendung, sedikit gerimis ditambah rencana tak terduga pada hari itu. 1 roll film Horicolor dari kamera Yashica FX2000 putus ditengah dan gobloknya saya buka, habis kebakar semua! Padahal berisi foto saya dan nona Ayu yang baru saja berangkat ke jogja…

Rantai motor lepas karena salah satu gear belakang si Kemot (Honda C70 tahun 1973)  lepas, tutup rantainya rusak dan uang habis untuk ongkos  bengkel. Sampai rumah,  mendapati kamar saya dihiasi air seni si Noa! (anjingnya Ayu yang dititip dirumah saya).

Kursi berputar saya pun rusak dan memakai 2 keranjang yang ditumpuk sebagai penggantinya. Ada tripod, kamera dan trigger saat membereskan barang, langsung saja mengabadikan foto diri. Kenapa di kamar?

Menurutku kamar itu seperti cermin kepribadian setiap orang, nggak signifikan persis tapi seisi kamar bisa jadi puzzle dari pemikiran individu. Kamarku : banyak pengingat, surat-surat ditancapkan di stereofoam, buku-buku ditumpuk begitu saja, radio tua dari jaman ku SD di Kendal – Jawa Tengah, beberapa kamera film dan digital hingga penghargaan lomba melukis wayang dan foto.

Sedikit cerita dari kamar ku, penggalan dari seorang Anggara Mahendra.

*Ditulis pada malam minggu, tak ada tugas foto dari kantor dan sambil mendengarkan sayup-sayup konser dangdut dari pameran didekat rumah.

Advertisements

4 thoughts on “Self Portrait

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s