Pak Sobarih

ANG_20130429_Pak Sobarih_Penjual Cobek_50

Namanya Pak Sobarih, penjual cobek

ANG_20130429_Pak Sobarih_Penjual Cobek_2

Hampir setiap hari dia beristirahat siang di trotoar seusai berjualan. Di tepi jalan yang biasa dilalui kendaraan bermotor saat ingin menjemput anak-anaknya yang sekolah didekat sana. Sekolah bergengsi…

Pak Sobarih tertunduk lesu, kepalanya disenderkan pada kedua tangan yang diletakkan diatas lututnya. Tertidur, meski tidak pulas…

ANG_20130429_Pak Sobarih_Penjual Cobek_3

Pagi hari, Pak Sobarih naik angkutan dari rumahnya di Jalan Sutomo menuju Pasar Sanglah. Dia berjualan cobek dengan harga Rp 10.000 ukuran kecil dan Rp 25.000 untuk yang lebih besar. Namanya juga jualan, kadang laku, kadang tidak, kadang ada yang memberinya uang secara cuma-cuma.

“Sudah sejak zaman Soeharto saya di Bali” ujar laki-laki berumur 80 tahunan asal Tumenggung, Jawa Tengah. Sekarang dia tinggal bersama 15 pedagang cobek lainnya, sementara keluarganya tetap berada di kampung.

ANG_20130429_Pak Sobarih_Penjual Cobek_11

ANG_20130429_Pak Sobarih_Penjual Cobek_10

Advertisements

One thought on “Pak Sobarih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s