Tolak BIP (Bali International Park)

Walhi Bali mengadakan demonstrasi Tolak BIP didepan kantor Gubernur Bali dengan aksi teatrikal antara pemerintah, investor dan petani di Jimbaran.

Menyerukan tuntutan untuk menolak pembangunan Bali International Park dan dampak lingkungan yang akan terjadi kalau sampai dibangun.
Teatrikal ‘hubungan baik’ antara pemerintah dengan investor untuk pembangunan BIP di Jimbaran.
Petani mencoba mengusir investor dari lahan nenek moyang mereka dalam aksi teatrikal menolak Bali International Park yang dibuat untuk mendukung APEC 2013.
Jerink dari Superman Is Dead menyanyikan sebuah lagu untuk meramaikan aksi demonstrasi Walhi Bali.

Rabu (10/08/2011). Walhi Bali kembali mengadakan demonstrasi di depan kantor Gubernur Bali, Renon. Mereka menolak pembangunan Bali Internasional Park (BIP) yang rencananya akan dibangun di Jimbaran untuk mendukung pelaksanaan APEC 2011. Permasalahan muncul ketika tanah seluas 250 hektar diantaranya masih milik petani dan orang lokal daerah itu yang diklaim milik perusahaan yang akan membangun BIP. Belum lagi efek jangka panjang dari ekologi, tentang kemungkinan Bali akan krisis air, dan nasib orang-orang yang lahannya kena gusur.

Aksi melalui twitter dengan #tolakBIP juga gencar dilakukan oleh @WalhiBali dan tweeps lainnya sebagai versi online dari demonstrasi masa kini. Lebih keren, gaul dan efektif menyuarakan sesuatu di social network yang saat ini lagi naik daun.

Advertisements

12 thoughts on “Tolak BIP (Bali International Park)

  1. Demonstrasi kurang efektif untuk menyelesaikan masalah. Tapi bukan berarti saya tidak mendukung cara ini. Lakukan segala cara. Butuh bantuan dari “orang besar” juga… Mudah2an ada pihak pejabat yang terketuk hatinya untuk menggagalkan aksi ini. Semoga Bali bisa selamat dari kekejaman investor…

    Like

  2. jangan salah hearing dengan pejabat udah dilakukan lho,, Walhi dan Frontier melakukan AKSI bukan tanpa alasan. sebelumya sudah dilakukan analisa dan pendalaman kasus. serta bertemu dengan para angota DPR dan Bupati Badung. coba di cek deh!!

    Like

  3. Sebenarnya tidak melulu Investasi adalah suatu hal negatif, saya tidak berpikir skeptis dengan adanya pembangunan seperti ini (toh tujuannya adalah meningkatkan nilai guna lahan) yang harus kita lakukan adalah ikut melibatkan sisi humanis dari masing masing pihak dalam pembangunan seperti ini secara berkelanjutan sehingga tidak terjadi konflik sosial.

    cepat atau lambat Bali ataupun kota budaya yang lain akan mengalami pembangunan mengikuti arus globalisasi.. untuk menjaga harmoni, akan lebih effektif kalau kita juga ikut berperan dalam membangun budaya dan instrumen sosial secara baik, dari unsur personal ataupun kultural.

    sebenarnya aksi aksi demo seperti ini jauh lebih Efektif dalam merusak karakter dan budaya Bali, dan juga lebih cepat dari pada rencana pembangunan Fisik yang akan berlangsung.

    Malangnya Bali…

    Like

    • hai salam kenal redchass…

      klo dari sisi pandangku sbg org bali, lahir dan besar disini, investasi sperti ini sudah overdevelopment. lahan bali semakin menipis dengan pembangunan dan tata ruang kota yang semrawut, sistem pengairan, daerah resapan air berubah jadi hal2 atas nama investasi dan industri wisata yang perlahan merusak alam.

      Masih terasa dlu gak banyak bangunan tinggi, ruko, dll, daerah di denpasar dan sekitarnya jarang banjir. tahun 2012? banjir ada dimana-mana, bahkan sampai setinggi 1 meter.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s